Selasa, 02 Juli 2013

Posted by Unknown On 19.32
kependudukan

Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar keempat di dunia setelah China, India, Amerika Serikat. Dengan laju pertumbuhan penduduk 1,49 poersen setiap tahun, bila saat ini jumlah penduduk di Indonesia 240 juta jiwa, diperkirakan terjadi penambahan 10.000 bayi lahir setiap hari.
Laju pertumbuhan penduduk Indonesia yang tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia tentu cukup mengkhawatirkan. Saat ini angka rata-rata lama sekolah (years of scholling) penduduk Indonesia adalah 5,9 tahun. Itu artinya kalau dirata-rata penduduk Indonesia hanya mengenyam pendidikan sampai sekolah dasar.
Masalah kependudukan di Indonesia masih diperumit dengan berbagai problem sosial kemasyarakatan yang cukup serius. Kecenderungan menikah di usia muda, memiliki anak ketika usia belum mencukupi, atau gaya hidup seks bebas yang banyak menggejala di masyarakat perkotaan jelas menjadi persoalan serius yang harus dihadapi bersama.
Problematika kependudukan ternyata menjadi perhatian para blogger yang hadir dalam diskusi publik bersama para bloger  yang digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bekerja sama dengan Kompasiana di Tartine CafĂ©, FX Sudirman, Jakarta, Rabu (19/6). Diskusi bersama para blogger ini dikenal dengan sebutan “Kompasiana Nangkring”.
Hadir sebagai pembicara antara lain Kepala BKKBN Prof. dr. H Fasli Jalal, Sp.GK., Ph.D dan Deputy Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Dr. Sudibyo Alimoeso, MA dan Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Ninuk Mardiana Pambudi.
Penyelenggaraan Kompasiana Nangkring dengan mengambil tema Problema Kependudukan ini didasarkan pada pemikiran bahwa masalah-masalah sosial kemasyarakatan tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah sendiri tanpa mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam mengedukasi publik untuk peduli pada peningkatan kualitas penduduk.
Sebagai kelompok strategis yang turut membangun opini publik melalui blog, para blogger yang menyebarluaskan informasi melalui berbagai cara termasuk pendekatann personal perlu diajak berpartisipasi dalam mengedukasi publik. Tulisan yang dipublikasikan para blogger, di era internet ini diyakini memiliki dampak yang cukup kuat di masyarakat melalui tulisan-tulisan edukatif di blog.
Sumber: BKKBN

0 komentar:

Posting Komentar